Showing posts with label Ilmu Listrik. Show all posts
Showing posts with label Ilmu Listrik. Show all posts

Pekerja Pingsan Diatas..

Pekerja pingsan diatas? Tenang, ini hanyalah sebuah training dimana disimulasikan sebuah kejadian dikala salah satu pekerja di ketinggian sedang pingsan karena lelah atau perut lapar.

 

Pada awalnya saya pun kaget dengan hal ini, bahkan semua teman-temanya yang diatas pun tidak mengetahui bahwa itu training. Spontanlah semua orang panik.

 

DSCN0481

Salah satu temanya yang ikut bekerja di sampingnya langsung kaget dan spontan meraih tangan temanya yang pingsan itu. Pada awalnya si korban (seolah-olah) mengatakan bahwa "aduh, pusing nih tadi belum makan..". Tentu saja semua temanya meminta dia untuk turun saja, daripada nanti malah merepotkan. Dan tiba-tiba saja, setelah mengangkat telepon, dia langsung lemas dan hampir jatuh..

DSCN0482 DSCN0483

Bayangkan juga apabila kejadiannya itu jauh sekali dari permukaan tanah alias tinggi betul..

DSCN0485

akhirnya ketiga teman yang sama-sama bekerja diatas berteriak, meneriaki operator crane untuk mengangkat gondola..

DSCN0487

Dan crane ini pun bekerja lain dari biasanya deh, cepet banget menarik-ulur slink bajanya, dengan cepatnya mengantarkan gondola beserta assistant crane untuk menolong korban tersebut..

DSCN0489 DSCN0491

Korban pun di angkutlah dengan gondola tersebut (jangan dibayangkan seperti gondola di ancol ya, jelas ini beda sekali dengan itu).

DSCN0494 DSCN0496

Crane pun mulai menurunkan korban beserta assistant untuk memandu arah crane..

DSCN0497

segenap pekerja yang lain dengan antusiasnya membantu korban untuk keluar dari gondola dan mengangkatnya ke tandu.

DSCN0500

Selanjutnya dia dibawa dengan tandu ke tempat istirahat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

DSCN0502

Akhirnya.., ini semua hanyalah sebuah training dadakan belaka.. :p

DSCN0504

 

Selanjutnya, supervisor beserta para safety officer yang berada di lokasi kejadian, memberikan pengarahan tentang apa yang terjadi dan apa yang harus dipersiapkan jika hal ini benar-benar terjadi pada kondisi yang sebenarnya. Aslinya sih, pekerja yang berpura-pura itu adalah yang paling jago di ketinggian (jadi semuanya ga nyangka, kok bisa pingsan sih dia) hehe..

 

DSCN0507DSCN0508

DSCN0509

 

Btw, dimanapun bekerja, " S A F E T Y   F I R S T " . Salut deh buat team Wasa-Safety. Dan terima kasih telah membaca tulisan ini sampai habis.

Baca Selengkapnya: Pekerja Pingsan Diatas..

Gimana Sih Cara Ngetes Instalasi Tegangan Tinggi (>35kV)

DSCI0334 Mau tau caranya kah? mau duong...

 

Oke mari kita belajar bersama disini, instalasi yg akan kita coba disini adalah pemasangan kawat/wire ACSR, alumunim tube conductor, connector, dlsb. ke arah peralatan tegangan tinggi (HV Equipments) seperti CB, CVT, CT, DS, dlsb.

 

Contoh pertama adalah ngecek installasi jumper wire dari GIS ke Busbar (sebetulnya instalasi pengawatan tegangan tinggi hampir semua sama saja kok metodenya):

 

 

DSCN0126DSCN0151

Ini fotonya..  "Ganbate..!!" (ayo berusaha!!), dubh3x!!.. <.

  • Ingat, Safety first!, pasang scafolding dan pastikan orang aman naik ke atas.

Semua orang yang naik atau bekerja di area > 2m dari dasar/permukaan tanah harus memakai safety belt atau body harness ya.

  • Install jumper wire-nya, caranya? nanti ya di artikel 'gimana sih cara wiring ACSR dengan HV Equipment'. Mudah-mudahan saya ga lupa untuk posting .
  • Setelah semua sudah siap untuk di uji, maka kita persiapkan bahan-bahan dan bumbu-bumbunya oke .. siaap paak..,  haaa! tumben kamu rajin?

 

  • DSCN0127

Ini dia contact resistance testernya alias microhmeternya..

  •   DSCN0132

Ini kan jam utk bangunin saya kenapa dibawa ? Sebenernya ini adalah 'Termo & Hygro Monitor' untuk mengukur ambient temperature dan relative humidity. Kebetulan aja dilengkapi dengan jam dan alarm. Nanti pada saat mengetes, penunjukan temperature, humidity dan waktunya harus dicatat ya.. Berbeda suhu dan kelembaban, maka akan berbeda pula hasil pengetesanya walaupun hanya sedikit.

  • Setelah semua peralatan siap, selanjutnya ambil power supply (pake kabel rol juga boleh) dan pasang semua kabel-kabel dari microhm (harus yg original punya dia lho, kenapa harus? ya, karena titik ujung pertemuan antara dua kabel microhmeter itu sudah dikalibrasi pada titik 0 microhm).

Kira-kira seperti ini (hampir semua microhmeter prinsip dasarnya sama, ada kebel untuk output 100A-DC dan kabel input tegangan):

DSCN0130

Kenapa parameternya kok arus dan tegangan? Padahal kita kan mau ukur resistansi.. . Mari kita ingat rumus ini: "V=I.R" jadi untuk mencari R, "R=V/I".

Dan kenapa sih untuk mengukur tahanan kontak dalam ukuran mikro diperlukan arus yang besar dan pengukuran tegangan yang sekecil mungkin? Karena " Resistansi = Teg. Terukur / Arus Yg Diberikan ", Jika arus 100A dan teg. terukur 0,1mV Maka hasilnya akan 0,000001 Ohm atau 1 microhm. Kecil sekali bukan, sehingga kita tidak bisa menggunakan multimeter biasa.

  • Sampai sini mengerti kan? Saya yakin kamu mengerti..
  • Setelah itu jepit clamp untuk 100A cable, posisi penempatan clamp ini harus mengapit titik yang akan diukur tahanan contactnya. Lihat gambar dibawah untuk detailnya (test tahanan contact antara wire conductor ACSR sampai ke Alumunium Busbar Cond.):
  • DSCN0159DSCN0143
  • Jika clamp 100A sudah dipasang dengan baik, tentunya tidak boleh kendor, karena loop arus harus tertutup dengan baik jika tidak akan mengakibatkan lompatan api atau kerusakan pada microhmeter. Berikutnya adalah memasang kabel untuk mengukur tegangan yang terjadi di kontak (harus kabel original dari microhmeter juga tentunya). Susunan kabel kecil (V) dengan kabel besar (I) harus sama polaritasnya, kabel merah/+ (V) dekat dengan kabel merah (I) dan kabel hitam/- (V) dekat dengan kabel hitam (I). Kabel ini lebih kecil, lihat gambar dibawah untuk lebih detailnya:
  • DSCN0147
  • Jika koneksi antara microhmeter ke titik yang akan diukur resistansinya telah selesai, maka langkah selanjutnya adalah menjalankan micohmeter.
  • Nyalakan power microhmeter dan nyalakan juga 100A output (jika anda menggunakan tipe microhmneter yang punya lebih dari satu besaran output)
  • DSCN0130

Jika microhmeter menunjuk angka 1 berarti nilai pengukuran sangat besar atau melebihi range dari range yang dipilih (naikan range-nya dengan merubah posisi selektor switch). Jika microhmeter menunjuk nilai -1 berarti loop arus terbuka, cek apakah ada koneksi yang lepas atau terbuka. tanda minus juga berarti polaritas positif-negatif kabel tidak sesuai. 

Kamu Bisa Gunakan Emoticon Ini di Comment Box (copy-paste aja) :

Baca Selengkapnya: Gimana Sih Cara Ngetes Instalasi Tegangan Tinggi (>35kV)